Tergiur Gaji Besar, 2 Pemuda asal Sukabumi Diduga Jadi Korban TPPO di Laos

Dharmawan Hadi
Foto yang dikirim F melalui aplikasi perpesanan menggambarkan suasana di sekitar apartemen tempatnya bekerja. F, warga Kota Sukabumi diduga menjadi korban TPPO di Laos. (FOTO: ISTIMEWA)

F menuturkan, setibanya di Laos, dia dan temannya, ditempatkan, lebih tepatnya disekap, di sebuah apartemen dan bekerja sebagai pencari investor di situs aplikasi trading. Dalam apartemen tersebut korban tidak diperbolehkan keluar dan penjagaan sangat ketat. 

"Saya dan temen saya tidak boleh keluar sebatas di sini (apartemen). Tidak bisa ke mana-mana. Di sini malah kerja cari investor di situs trading, seperti Binomo gitu. Saya dan teman saya ingin pulang aja.  Di sini juga tidak ada kontrak perjanjian kerja atau apa pun. Ketipu ini mah," tutur korban. 

F mencoba dengan berbagai upaya untuk bisa keluar dari apartemen tersebut, salah satunya ia sudah menghubungi pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Negara Laos namun hingga kini belum ada tanggapan terkait laporannya itu.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rakerda Golkar dan Peresmian KIB, Kang Ace: saatnya Orang Sukabumi Jadi Presiden RI

57 tahun lalu

Motor Pemuda Sukabumi Dirampas Begal Modus Beri Tahu Ban Kempis

57 tahun lalu

Golkar Panen Dukungan Pesantren, Ulama Sukabumi Doakan Airlangga Presiden 2024

57 tahun lalu

Tertidur saat Masak, Satu Rumah di Warudoyong Sukabumi Ludes Terbakar

57 tahun lalu

Miris, 3 SMK Swasta di Kota Sukabumi Gulung Tikar, Jumlah Siswa hanya 5 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal