"CCTV sudah kami amankan untuk penyelidikan lebih lanjut," katanya.
Erdi A Chaniago mengungkapkan, selain mengamankan rekaman CCTV, polisi juga telah memintai keterangan sejumlah saksi. Salah satunya warga yang benderanya hilang akibat dicabut paksa pelaku.
"Sudah beberapa saksi yang kami mintai keterangan. Terutama warga yang kehilangan bendera merah-putih tersebut," katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, sebuah video pendek berdurasi sekitar 24 detik yang merekam aksi seorang pemuda di Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mencabut paksa sehelai bendera merah putih di depan salah satu rumah warga.
Dalam video terlihat, tiga pemuda mengenakan kopiah, celan pendek, dan sarung berjalan di trotoar. Saat mendapati sehelai bendera merah putih terpasang di tiang, salah satu pemuda mencabut paksa bendera tersebut.
Sementara, dua pemuda lain, tak mengingatkan atau melarang temannya mencabut bendera. Adegan selanjutnya tak terlihat karena kamera CCTV hanya mengarah ke depan jalan sehingga sisi kanan tak terlihat.