Setelah menyadari salah tangkap, para oknum tersebut lalu pergi tanpa menyampaikan permintaan maaf atau apa pun karena telah salah tangkap.
"Sejak kejadian kemarin sampai 2 hari ini kami tidak bisa jualan karena masih syok. Mereka juga tidak mengucapkan maaf, saya gak tahu apa mereka aparat atau bukan," katanya.
Subur mengaku sudah mendatangi Polsek Cileungsi untuk meminta klarifikasi namun belum melaporkan ke Propam. Sejauh ini dia belum mendapatkan jawaban siapa pelaku penyergapan tersebut.