Warga yang memilih mengangkuti barang-barangnya, kata Kusto, memilih untuk mengontrak untuk menunggu infrastruktur yang belum sepenuhnya jadi di rumah relokasi di Desa Sukarapih.
"Warga juga sudah menyadari dan kami menyuruh warga silakan walaupun perumahan di sana belum siap. Tapi bagi yang sudah beli rumah atau mengontrak bisa pindah untuk sementara," tutur dia.
Sejauh ini, lanjut dia, hampir 80 persen barang-barang perabotan rumah tangga di masing-masing rumah warga sudah dipindahkan ke tempat kontrakan.
Bahkan hampir semua rumah sudah mulai dikosongkan, hanya menyisakan alat-alat untuk aktivitas sehari-hari.
"Kalau seperti lemari, kursi sofa, tempat tidur dan lain-lain itu sudah diangkut. Mungkin hampir 90 persen warga sudah pindah ke kontrakan untuk sementara waktu," ucap dia.