Tekan Biaya Logistik, SCI Minta Pemerintah Genjot Pembangunan Infrastruktur

Arif Budianto
Pekerja di salah satu perusahaan jasa logistik dan distribusi. Biaya logistik di Indonesia lebih mahal 11 persen dibanding negara lain. Ini disebabkan karena infrastruktur belum mendukung. (Foto: Istimewa)

BANDUNG, iNews.id - Pemerintah diminta lebih masif dalam menggenjot pembangunan infrastruktur untuk menekan tingginya biaya logistik. Apalagi, saat ini peringkat infrastruktur Indonesia berada di posisi 50. 

Sebagaimana disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir, biaya logistik Indonesia 11 persen atau lebih mahal 13 persen dari rata-rata biaya logistik dunia. Biaya logistik Indonesia sebesar 24 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) berdampak Indonesia kurang bersaing dengan negara-negara lain.

Erick menyebut biaya logistik Indonesia yang mahal disebabkan oleh fasilitas infrastruktur dalam negeri yang kurang memadai, sehingga infrastruktur BUMN tetap harus diperbaiki meski di tengah pandemi.

Chairman Supply Chain Indonesia (SCI) Setijadi mengatakan, evaluasi atas daya saing dan kondisi infrastruktur Indonesia bisa mengacu terhadap The Global Competitiveness Index yang dikeluarkan World Economic Forum secara berkala.

The Global Competitiveness Index 4.0 2019 menempatkan Indonesia pada peringkat 50 dari 141 ekonomi. Dengan peringkat itu, Indonesia turun 5 peringkat dari tahun sebelumnya. Di antara negara-negara ASEAN, posisi Indonesia itu di bawah Singapura (peringkat ke-1), Malaysia (27), dan Thailand (40).

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pemprov Jabar Segera Berlakukan Pajak Kendaraan Listrik, Gubernur: Untuk Bangun Jalan

57 tahun lalu

Perkuat Konektivitas Destinasi Wisata, Bupati Kotabaru Resmikan Jalan Desa Teluk Tamiang

57 tahun lalu

TMMD ke-126 Kodim Kolaka Bangun Jalan 10,5 Km dalam Sebulan di Kolaka Timur

57 tahun lalu

Bupati Kukar Resmikan Jembatan Sungai Jongkang, Buka Akses ke Pusat Logistik Kaltim

57 tahun lalu

Bupati Bogor Resmikan Flyover Soebianto dan JPO, Perkuat Aksesibilitas dan Keselamatan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal