Tawuran antargeng yang semula dibuat untuk konten media sosial berubah menjadi aksi brutal hingga merenggut nyawa KD. Tawuran tersebut melibatkan lima geng, yakni Enjoy Tengah Official, Tak Sadar, Jamaika, Purpoy dan Huru Hara.
“Para geng ini sebelumnya membuat janji untuk tawuran atau istilahnya COD, yang kemudian akan dijadikan konten Instagram. Lokasinya di depan SDN 1 Kesunean,” ucapnya.
Dalam aksi tersebut, geng Enjoy Tengah melontarkan bom molotov ke arah lawan hingga mengenai korban KD. Rambut korban terbakar sebelum akhirnya dibacok dengan senjata tajam lalu dikeroyok ramai-ramai.
Korban sempat diseret sejauh 10 meter dan kembali dihujani bacokan menggunakan celurit, corbek (cocor bebek jenis clurit), serta alat pemukul lainnya.
“Korban mengalami luka parah, mulai dari robek di kepala, patah gigi, luka bacok di punggung, pergelangan tangan, hingga jari kakinya. Korban akhirnya meninggal dunia di IGD RS Panti Abdi Dharma sekitar pukul 07.00 WIB,” ucapnya.