Tangkal Aksi Pengadangan, Polisi Kawal Penyaluran Bantuan Korban Gempa Cianjur

Agung Bakti Sarasa
Peristiwa pengadangan dan pemalakan kendaraan pembawa bantuan untuk korban gempa Cianjur kembali terjadi. (FOTO: TANGKAPAN LAYAR)

"Ini memang terpencar di 15 kecamatan sehingga tentu saja membutuhkan strategi, tenaga dan kekuatan yang ekstra dalam pendistribusian logistik," tutur Kepala BNPB.

Diketahui, video berisi rekaman aksi pengadangan kendaraan pembawa bantuan untuk korban gempa Cianjur viral di media sosial. Peristiwa pertama terjadi di Cugenang, Cianjur.

Dalam video terlihat, tiga pria mengadang ambulans yang hendak menyalurkan bantuan untuk koban gempa di kampung terpencil. Mereka meminta sopir ambulans menurunkan paket bantuan di lokasi.

Tetapi permintaan itu ditolak. Akibatnya, ambulans pembawa bantuan itu batal menyalurkannya ke tujuan. Polisi bergerak cepat mengamankan pelaku. Berdasarkan hasil pemeriksaan, ketiga pelaku merupakan korban bencana Cianjur. 

Mereka melakukan pengadangan karena belum mendapatkan bantuan. Setelah diberikan pembinaan, ketiga pria yang mengadang ambulans akhirnya meminta maaf dan mendapatkan bantuan.

Video pengadangan kendaraan pembawa bantuan kembali viral pada Kamis (24/11/2022). Dalam video terlihat seorang pria dari balik jendela mobil meminta sopir menurunkan paket bantuan di tempat itu. 

Tetapi sopir menolak karena bantuan akan diberikan kepada warga lain. Akhirnya, sopir memberikan uang Rp100.000 kepada sekelompok pria yang melakukan pengadangan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Siswa di Brebes Kumpulkan Ribuan Telur Asin untuk Korban Gempa Cianjur

57 tahun lalu

Edy Rahmayadi dan Ratusan Warga Salat Gaib Doakan Korban Gempa Cianjur

57 tahun lalu

Gempa Cianjur, Kostrad Masak 2.400 Bungkus Makanan Tiap Hari untuk Pengungsi

57 tahun lalu

BPKH Kirim Bantuan Senilai Rp2,2 Miliar untuk Korban Gempa Cianjur

57 tahun lalu

Cerita Pilu Siti Soliha, Suaminya Jadi Korban Gempa saat Melintas di Cianjur 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal