Tanggap Darurat Gempa Cianjur Dicabut Bantuan Menipis, Bayi Konsumsi Makanan Dewasa

Mochamad Andi Ichsyan
Lia Lisnawati, pengungsi di Kampung Cariu, Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Cianjur. (FOTO: iNews/M ANDI ICHSYAN)

CIANJUR, iNews.id - Setelah masa tanggap darurat bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, berakhir beberapa waktu lalu, menyebabkan bantuan menipis. Bahkan bantuan untuk bayi dan balita sudah tidak ada.

Ratusan warga terpaksa bertahan di tenda-tenda pengungsian karena rumah mereka rusak berat dan roboh akibat diguncang gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,6 pada Senin 21 November 2022 lalu. 

Sedangkan jumlah rumah tahan gempa yang dibangun pemerintah tidak cukup untuk memindahkan semua warga yang terdampak gempa. Selain itu, lokasi rumah tahan gempa jauh dari permukiman semula.

Warga yang masih bertahan di tenda-tenda pengungsian sangat membutuhkan bantuan. Para pengungsi mengeluhkan bantuan logistik pangan, kebutuhan perempuan, bayi, dan balita, yang mulai menipis.

Selain itu, para pengungsi juga sangat membutuhkan obat-obatan. Seperti pengungsi di Kampung Cariu, Desa Mangunkerta, Kecamatan Cugenang, Cianjur.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pangdam Siliwangi Tinjau Penggunaan BIOS 44 DC untuk Budi Daya Ikan Air Tawar di Cianjur

57 tahun lalu

Kasus Tabrak Lari di Cianjur, Keluarga Sugeng Minta Keadilan kepada Presiden Jokowi

57 tahun lalu

MNC Peduli Hadirkan Upin & Ipin di Cianjur, Hibur Anak-anak Pasca Gempa

57 tahun lalu

Kampung Kristen Tertua di Tengah Kota Santri Cianjur, Ada Sejak Bupati Prawiradiredja II

57 tahun lalu

Potret Rumah Lesti di Cianjur, Padukan Desain Natural dan Modern

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal