Subsidi Minyak Goreng Curah Dicabut, Pedagang Pasar Baru Indramayu Resah

Toiskandar
Subsidi minyak goreng dicabut membuat pedagang Pasar Baru, Indramayu, resah. (Foto: Dok)

INDRAMAYU, iNews.id - Para pedagang sembako di Pasar Baru, Kabupaten Indramayu mengaku resah menyusul pencabutan subsidi minyak goreng curah oleh pemerintah sejak 31 Mei 2022. Mereka khawatir dampak kebijakan itu bakal membuat minyak goreng kembali langka dan mahal di pasaran.

Padahal, para pedagang sempat merasa lega dalam beberapa minggu terakhir terutama saat pemerintah menyubsidi minyak goreng. Namun ternyata mereka harus kembali khawatir pascapencabutan subsidi tersebut.  

Harga minyak goreng curah Rp16.000 per kg hanya dirasakan pedagang selama dua minguu terakhir. Sementara untuk minyak goreng kemasan di kisaran Rp21.000-24.000 per liter.

Meski dampak pencabutan subsidi minyak goreng ini belum dirasakan para pedagang, mereka belum bisa memastikan adanya kenaikan harga dalam beberapa hari ke depan.

"Kami khawatir pencabutan subsidi ini memicu kenaikan harga. Kemarin sempat lega karena minyak goreng curah menjadi solusi di saat harga minyak goreng kemasan cukup mahal," kata pedagang sembako Pasar Baru, Adang Wahyudi.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KPPU Kembali Panggil Sejumlah Perusahaan Minyak Goreng, Siapa Saja?

57 tahun lalu

Tekan Harga Sembako, Pemkot Bandung Bakal Subsidi Rp2 Miliar ke Bulog

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Manfaatkan Subsidi Kendaraan Listrik Rp7 Juta

57 tahun lalu

Minyakita Masih Langka di Bandung, Polda Jabar Lakukan Penyelidikan

57 tahun lalu

Harga Beras dan Minyak Goreng Melonjak Tajam, Emak-emak di Salatiga Menjerit

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal