Sebelum jenazah tiba di rumah duka, keluarga tak bersedia memberikan keterangan apapun kepada awak media sesuai dengan keinginan pihak perusahaan tempat Billy bekerja.
Pada Senin sore, Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo melayat ke rumah duka dan berdoa untuk korban dan keluarganya sekaligus menawarkan bantuan.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo megatakan, telah memberikan nomor telepon kepada keluarga. Jika ada hal dan masalah yang perlu dibantu, Polresta Bandung siap memberikan bantuan.
"Almarhum Billy memiliki tiga orang anak. Yang paling besar 14 tahun, 12 tahun, dan yang paling kecil 2 tahun. Kami sampaikan bahwa, kalau kami bisa bermanfaat, jangan sungkan, apa yang bisa, kami bantu. Ya, tadi kami memberikan nomor handphone dan sedikit tali asih," kata Kapolresta Bandung.
Kombes Pol Kusworo Wibowo menyatakan, korban Billy mengalami insiden saat sedang melaksanakan pemasangan tower telepon. "Tadi, para pejabat utama Polresta Bandung dan jajaran takziah. Keluarga insya Allah ikhlas menerima. Kita berikan doa semoga almarhum khusnul khotimah, diterima amal ibadahnya, dan keluarga diberikan kekuatan, serta ketabahan," ujar Kombes Pol Kusworo Wibowo.
Sementara itu, keluarga Billy menolak memberikan keterangan kepada awak media. Mereka beralasan masih menunggu jenazah almarhum Billy Garibaldi kembali ke rumah. "Mohon maaf. Kami menunggu jenazah pulang dulu dari sana," kata seorang anggota keluarga.
Diketahui, sebanyak 8 karyawan Palaparing Timur Telematika tewas ditembak KKB pada Rabu (2/3/2022). Penembakan tersebut terjadi saat korban melintas di dekat tugu kampung Kago, Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua.