Suarakan Kegelisahan Kopi Terancam Punah, Koreografer Wina Tampilkan Tari Liberika di Cianjur BCC

Agus Warsudi
Wina Rezky Agustina bakal menampilkan tari kontemporer Liberika di acara Cianjur BCC. (FOTO: ISTIMEWA)

Sementara itu, Direktur Program dan SDM Lokatmala Foundation Dika Dzikriawan mengatakan, saat ini kopi meramaikan pergaulan dan budaya pop. Namun kopi diprediksi terancam punah akibat perubahan iklim.

“Kopi yang banyak tumbuh di Indonesia itu kan terdiri dari empat jenis biji, yaitu robusta, arabika, ekselsa, dan liberika.Yang terakhir liberika menurut para ahli konon yang paling siap dan beradaptasi dengan iklim,” kata Direktur Program dan SDM Lokatmala Foundation.

Anggota Tim Ahli Cagar Budaya Kabupaten Cianjur ini menyarakan, kopi liberika memiliki beberapa keunggulan, di antaranya, mudah ditanam di dataran rendah dan lebih tahan terhadap kondisi cuaca, hama, dan penyakit.

Kopi liberika juga memiliki toleransi tinggi dan mampu beradaptasi dengan kondisi tanah kurang subur. Bahkan, di tanah lempung, kopi liberika masih mampu untuk tumbuh.

Dika Dzikriawan menyatakan, liberika memiliki karekteristik khas dan otentik yang dapat membuat para pecinta kopi rindu akan citara sanya. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ponpes di Takokak Cianjur Terbakar Hebat saat Santri Pengajian di Masjid

57 tahun lalu

Salurkan Sembako ke Ponpes Darul Falah Cianjur, TGB Harap Partai Perindo Bisa Lebih Kokoh

57 tahun lalu

Silaturahmi ke Ponpes Darul Falah Cianjur, TGB: Bangun Jiwa untuk Kemajuan Indonesia

57 tahun lalu

Digerus Longsor, Jalan Antardesa di Cugenang Cianjur Ambles

57 tahun lalu

SPBU Batasi Penjualan Pertalite, Bupati Cianjur: Segera Laporkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal