"Si korban ini kabur tanpa sepengetahuan pelaku, makanya korban diancem dengan disebarin lah video kekerasan ini ke grup komite sekolah (takutnya disebarin ke semua grup di hp itu ya ga sih)," cuit akun @soyeoen.
Selain memukuli, pelaku BAP juga menelanjangi dan disebarkan ke grup pesan WhatsApp sekolah anaknya. "Pada tanggal 22 November 2021 pukul 13.12, pelaku mengirim video penyiksaan korban dalam keadaan telanjang bulat di grup komite sekolah. Ini grup tuh isinya orang tua murid sama guru-guru sekolah," cuit akun @soyeoen.
Selain menyebarkan aksi kekerasannya, pelaku BAP juga mendatangi sekolah taman kanak-kanak (TK) untuk mengambil tabungan anaknya. Di sekolah itu, pelaku mengamuk kepada beberapa guru. Pelaku juga sempat mengancam wali kelas karena dianggap menyembunyikan sang istri.
"Setelah kejadian penyebaran video ini, muncul lagi tuh masalah baru. Si pelaku nerror wali kelas. Dia tuh menganggap kalo wali kelas ini sekongkol sama istrinya trus dianggap ikut campur urusan rumah tangga orang. Trus dia ngirim, ngancem istrinya ini suruh pulang," tulis @soyeoen.
Tak lama setelah viral cuitannya ini, beredar kabar jika suami yang melakukan tindak kekerasan itu, telah ditangkap, dan tengah menjalani proses pemeriksaan oleh pihak kepolisian.