Sosok di Balik Nama Jalan Kuswa dan Letnan A Arzain di Majalengka Terungkap, Ini Kisahnya

Inin nastain
Keluarga Kuswa bersama warga Jatiwangi saat bertakjiah ke makam Kuswa. Foto A Arzain (ketiga dari kanan) bersama keluarga (Foto: iNews.id/Inin Nastain/Istimewa) 

MAJALENGKA, iNews.id - Dari sejumlah nama jalan yang ada di sekitar kantor Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, nama Letnan A Arzain dan Kuswa cukup mencuri perhatian sejumlah kalangan. Pasalnya, dua nama tersebut masih terkesan asing bagi sebagian besar warga.

Nama Letnan A Arzain dijadikan nama untuk jalan di sebelah kantor kecamatan menuju kantor BMKG Stasiun Meteorologi Kertajati atau warga setempat mengenalnya dengan sebutan kantor angin. Adapun nama kedua, Kaswa dikenal sebagai jalan dari arah kantor kecamatan menuju Ciborelang.

Dua nama yang jadi penanda jalan tersebut cukup sulit dicari sejarahnya. Sejumlah warga mengaku tidak mengetahui kedua sosok tersebut.

Namun, identitas dua sosok itu sedikit terungkap, setelah salah satu warganet melempar pertanyaan di fanpage Grup Madjaleng Baheula (Grumala) di media sosial (medsos) Facebook. Pemilik akun Yuke Yurike, dalam unggahannya mencari tau sejarah kakeknya, M Kuswa Sujana Atmaja, yang kemudian diabadikan menjadi Jalan Kuswa.

Berawal dari pembahasan di medsos, Kamis (19/5/2022), Yuke akhirnya menyempatkan diri berkunjung langsung ke Kecamatan Jatiwangi. Yuke, yang kini tinggal di Jakarta, datang ke Majalengka bersama sang ayah, Mochamad Isa, yang merupakan anak dari M Kuswa Sujana Atmaja itu.

Dari penuturan Isa, Kuswa adalah salah satu warga yang menjadi korban penjajahan. Kuswa, yang saat hidup bekerja di PTT (Post Telephon Telegraf Dienst), meninggal setelah diberondong penjajah pada 1947.

"Saat itu saya berusia 8 tahun. Ayah meninggal dengan kondisi mengenaskan, diberondong tank Belanda," kata Isa.

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lagu Indonesia Raya Diciptakan oleh WR Supratman, Ini Sejarah dan Makna Liriknya

57 tahun lalu

Disayangkan, Rumah Bersejarah Peninggalan Kolonial Belanda di Madina Hangus Terbakar

57 tahun lalu

Alun-alun Cimahi Jadi Saksi Perlawanan Heroik Pejuang Kemerdekaan Usir Penjajah

57 tahun lalu

Sejarah Sumedang sebagai Kota Kuno di Jabar, Ada Hubungan Kuat dengan Kerajaan Galuh

57 tahun lalu

Kenang Ulama Besar, Syeikh Baing Yusuf Resmi Jadi Nama Jalan di Purwakarta 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal