"Jadi keterlambatan ini memang murni karena administrasi, dan kondisi itu terjadi juga di daerah lainnya. Sebab acuan dari pusatnya seperti itu," ujarnya.
Diakuinya, keuangan daerah juga saat ini sedang terkontraksi akibat penanganan Covid-19. Sehingga memang ada prosedur yang harus dilalui, jadi semoga para nakes di rumah sakit bisa memaklumi kondisinya. "Akhir Juli ini kita genjot jadi mudah-mudahan bisa segera terealisasi," ucapnya.
Seperti diketahui tenaga kesehatan di KBB mengeluh lantaran insentif yang menjadi hak mereka belum juga cair terhitung sejak bulan Januari hingga Juli 2021. Padahal selama ini mereka harus bekerja keras menangani pasien Covid-19 yang kasusnya masih tinggi di KBB.