Soal Kelangkaan Minyak Goreng, Dedi Mulyadi: Masak Negara Kalah oleh Mafia

Agus Warsudi
Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi berdialog dengan pedagang pasar. (Foto: ISTIMEWA)

BANDUNG, iNews.id - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi mengusulkan agar dibentuk panitia khusus (pansus) untuk menelusuri permasalahan minyak goreng. Pansus harus membongkar mafia di balik kelangkaan minyak goreng di masyarakat.

Pria yang akrab disapa Kang Dedi itu mengatakan, harus segera dilakukan penelusuran dan tindak lanjut mengenai keberadaan mafia minyak goreng.

“Ini (kalangkaan minyak goreng) harus segera diteliti dan ditindaklanjuti. Cari siapa pelaku mafia minyak goreng ini. Publik harus tahu para pelakunya,” kata Kang Dedi dalam rilis yang diterima iNews.id, Sabtu (19/3/2022).

Menurut Kang Dedi, langkah tersebut harus segera dilakukan agar negeri ini terbebas dari para mafia yang mengambil keuntungan di saat rakyat menderita. Selain berfokus membongkar mafia minyak goreng, pansus juga harus mampu mencegah kasus serupa terjadi terhadap bahan pokok lain.

“Ini agar negeri ini tidak dimainkan oleh orang yang mengambil keuntungan di atas penderitaan rakyat. Masak negara kalah oleh mafia. Makanya waktu itu saya dan beberapa teman yang mengikuti rapat gabungan di Komisi dipimpin Pak Rahmat Gobel itu diusulkan membuat pansus minyak goreng, dan Pak Rahmat Gobel dalam penutupannya menyetujui untuk dibuat pansus," ujar Kang Dedi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ketua Umum Perindo Hary Tanoe Paparkan Langkah Konkret Atasi Persoalan Minyak Goreng

57 tahun lalu

Minyak Goreng Curah Subsidi Dipasok Khusus di Pasar Tradisional, Menko Airlangga: Tersedia 200.000 Ton per Bulan

57 tahun lalu

Tinjau Pabrik Minyak Goreng, Kapolri Pastikan Stok dan Harga Sesuai HET di Pasaran

57 tahun lalu

Kapolri Tinjau Pabrik Minyak Goreng di Bali, Pastikan Stok dan Harga Sesuai HET

57 tahun lalu

Takut Kehabisan, Emak-Emak di Subang Berlarian Serbu Operasi Pasar Minyak Goreng

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal