Soal 2 Sultan Berebut Takhta, Wali Kota Cirebon: Jaga Marwah Keraton Kasepuhan

Fathnur Rohman
Keraton Kasepuhan Cirebon merupakan cagar budaya nasional. Karena itu, Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis meminta dua kubu yang berseteru berebut takhta sultan untuk menjaga marwah keraton. (Foto: iNews/MIFTAHUDIN)

Seperti diketahui, dua kelompok yang diduga merupakan pendukung Sultan Sepuh XV, PRA Luqman Zulkaedin, dan Sultan Sepuh Aloeda II, Raden Rahardjo Djali, terlibat bentrok di lingkungan keraton, Rabu 25 Agustus 2021 siang.

Pertikaian antara kedua kelompok ini terjadi sekitar pukul 12.50 WIB. Dalam bentrokan ini, mereka saling serang menggunakan batu. Petugas kepolisian yang berada di lingkungan Keraton Kasepuhan Cirebon langsung berusaha meredam kericuhan tersebut.

Aksi saling lempar batu ini terjadi sekitar 30 menit. Bentrokan berhasil dihentikan setelah petugas kepolisian masuk ke dalam area Keraton Kasepuhan Cirebon. 

Selain bentrokan tersebut, kericuhan di lingkungan Keraton Kasepuhan Cirebon juga terjadi pada Rabu pagi. Tepatnya, di Bangsal Jinem Pangrawit ketika Rahardjo melantik perangkat Keraton Kasepuhan Cirebon versinya sendiri.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
7 hari lalu

Eks Wali Kota Cirebon Nashrudin Azis Divonis 9 Tahun Penjara Korupsi Rp86 Miliar Gedung Setda

9 hari lalu

Usulan Provinsi Sunda Terkendala Aspek Sosiologis, DPRD Jabar Soroti Cirebon, Depok dan Bekasi

29 hari lalu

Kapal Nelayan Cirebon Tenggelam di Perairan Lampung Timur, 1 Tewas dan Nakhoda Hilang

30 hari lalu

Kisruh SPMB Jabar, Sekolah Swasta Gratis Kini Diserbu Calon Siswa dan Orang Tua

3 bulan lalu

Berenang di Sungai Cisanggarrung Cirebon, 2 Pelajar SMP Tenggelam Belum Ditemukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal