Simpatisan FPI Purwakarta Tolak Disebut Teroris

Asep Supiandi
Anggota polisi berjaga-jaga di depan Mapolres Purwakarta, Jalan Veteran sesaat sebelum aksi simpatisan FPI, Jumat (18/12/2020) lalu. Saat ini Polres Purwakarta akan menyadarkan anggota FPI untuk mematuhi aturan. Foto : iNews.id/Asep Supiandi

PURWAKARTA, iNews.id – Simpatisan Font Pembela Islam (FPI) di Purwakarta menolak FPI disebut organisasi teroris. Mereka merasa selama ini tidak pernah melakukan aktivitas terorisme, tapi sebatas amar maruf nahi munkar.   

Salah satu simpatisan FPI tersebut adalah Komunitas Masyarakat Purwakarta (KMP) yang pada 18 Desember 2020 ikut aksi di Mapolres Purwakarta. Pada waktu itu mendesak kepolisian agar membebaskan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab yang ditahan Polda Metro Jaya serta mengusut tuntas kasus penembakan enam laskar di Km 50 Tol Japek, Karawang.

“Kami tidak mempersoalkan pernyataan Kapolres Purwakarta yang akan menyadarkan simpatisan dan anggota FPI, seperti yang disampaikan kemarin. Masalahnya bukan di lembaga kepolisian tapi pada pemerintah yang telah memframing bahwa FPI dianggap teroris. Sehingga dengan hal itulah yang menyebabkan kepolisian melakukan langkah-langkah taktis di lapangan,” kata Ketua KMP, Zenal Abidin, Jumat (1/1/2021).

Menurutnya, persoalan FPI dan pemerintah sebenarnya bisa diselesaikan dengan dialog nasional. Dalam forum dialog itu bisa memanggil sejumlah akademisi dan tokoh lain yang diperlukan untuk dimintai pandangan. Sehingga hasil dialognya menjadi ilmu dan solusi terhadap persoalan-persoalan yang terjadi.

Ihwal akan adanya perubahan nama FPI, Zaenal menilai, hal itu sah-sah saja dan dilindungi oleh konstitusi. Karena kritikan kepada pemerintah adalah bentuk lain dari dukungan masyarakat. Jadi, terang dia, tiak perlu semuanya seirama dengan pemerintah. “Inilah esensi negara demokrasi,”ucap dia  

Sebelumnya, Kapolres Purwakarta, AKBP Ali Wardana menyatakan akan melakukan langkah-langkah pascakeluarnya putusan larangan setiap semua aktivitas FPI. Dia pun menyampaikan segera melakukan penyadaran terhadap anggota atau simpatisan FPI agar mematuhi keputusan tersebut. Selain itu juga akan membongkar semua atribut berbau FPI di Purwakarta.  

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Akan Sadarkan Anggota dan Simpatisan FPI di Purwakarta

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut Granmax Tabrak Truk di Tol Cipularang, 1 Orang Tewas 4 Luka-Luka

57 tahun lalu

Kecelakaan Maut 2 Truk Tabrakan di Tol Cipularang, 1 Orang Kernet Tewas

57 tahun lalu

Kronologi Kecelakaan Beruntun 3 Kendaraan di Tol Cipali, 5 Orang Tewas 7 Luka-Luka

57 tahun lalu

Sadis! Mahasiswa di Purwakarta Bunuh Siswi SMP gegara Tolak Ajakan Bersetubuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal