Sidang Kasus Pencabulan Anak di Sukabumi Diundur, Saksi Ahli Balas Surat Resmi via Chat

Dharmawan Hadi
Kasus pencabulan anak di bawah umur. (Foto: Antara/Ilustrasi)

SUKABUMI, iNews.id - Kuasa hukum keluarga korban menyayangkan ketidakhadiran saksi ahli dari petugas medis RSUD R Syamsudin SH yang membalas surat pemanggilan resmi melalui aplikasi perpesanan WhatsApp (WA). Selain itu juga menyoroti kejaksaan yang tidak bisa menunjukkan surat pemanggilan resmi kepada saksi ahli.

Sidang ketiga kasus pencabulan keponakan oleh pamannya yang diagendakan akan menghadirkan saksi ahli dari petugas rumah sakit yang melakukan visum pada Kamis (9/2/2023) di Pengadilan Negeri (PN) Kota Sukabumi, terpaksa diundur satu pekan ke depan karena saksi ahli berhalangan hadir.

Yoseph Luturyali, kuasa hukum keluarga korban, mengatakan, seharusnya pada hari ini sesuai agenda dari pengadilan, tim jaksa penuntut umum (JPU) harus menghadirkan saksi ahli dari RSUD R Syamsudin SH. Namun saksi yang dijadwalkan hari ini berhalangan.

"Kami di sini juga jadi heran, kenapa? Setelah konfirmasi ke JPU ternyata memang sudah melayangkan surat, tapi kami tidak bisa melihat surat panggilan terhadap saksi ahli. Yang kami sesalkan, pada jawaban dari JPU adalah memang sempat dibalas bahwa tidak dapat hadir persidangan namun itu via chat. Itu kami sesalkan," kata Yoseph Luturyali.

Seharusnya, ujar Yoseph Luturyali, saksi ahli tersebut, jika dipanggil secara patut oleh JPU, seharusnya menghargai JPU dan persidangan dan harus juga surat pemanggilan tersebut dijawab dengan surat dilayangkan secara resmi tanggapan ketidakhadiran yang bersangkutan.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ular Sanca Ditemukan di Pendopo Sukabumi, Pegawai Sedang Tenis Lari Ketakutan 

57 tahun lalu

Adik Kakak di Sukabumi Dilaporkan Hilang, 2 Hari Tidak Pulang ke Rumah

57 tahun lalu

Kasus Dugaan Pengeroyokan Siswi SD di Jampangtengah Sukabumi, 5 Saksi Diperiksa

57 tahun lalu

Diterjang Gelombang Tinggi, 3 Warung Porak-poranda di Pantai Citepus Sukabumi 

57 tahun lalu

Sukabumi Terdampak Gempa Pandeglang, Plafon Kelas Ambruk Timpa Murid

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal