CIMAHI, iNews.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi, Jawa Barat meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas kegempaan yang terjadi dalam sepekan terakhir akibat pergerakan SesarLembang. Langkah preventif mulai disiapkan untuk menghadapi potensi bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
"Kami sudah bersiaga untuk menyiapkan penanganan bencana di Kota Cimahi terkait dengan munculnya gempa Sesar Lembang," kata Kepala Pelaksana BPBD Cimahi, Fithriandy Kurniawan, Sabtu (23/8/2025).
Dia menyampaikan, telah terjadi peningkatan aktivitas gempa yang getarannya dirasakan langsung oleh warga Cimahi. Gempa tercatat terjadi pada Kamis (14/8/2025) dengan magnitudo 1,8, Selasa (19/8/2025) dengan magnitudo 2,3 dan Rabu (20/8/2025) dengan magnitudo 1,7.
Melihat tren gempa yang beruntun, kata dia BPBD mempertimbangkan untuk meningkatkan status siaga bencana. "Itu sebagai upaya preventif, nantinya peningkatan status siaga bencana tentu akan berdampak pada sistem mitigasi bencana," katanya.
Sebagai bagian dari langkah antisipasi, lanjut dia BPBD akan mendirikan posko-posko khusus di titik strategis yang rawan terdampak. "Kita akan membuka posko khusus untuk bencana geologikal, sebagai salah satu sistem mitigasi kebencanaan," ucapnya.