Seruan Mogok Kurang Didukung di Tasikmalaya, Pedagang Tahu Tempe Masih Jualan

Asep Juhariyono
Pedagang tahu di Pasar Wetan Kota Tasikmalaya diserbu pembeli. (FOTO: iNews/ASEP JUHARIYONO)

TASIKMALAYA, iNews.id - Seruan dari himpunan pedagang tahu tempe untuk melakukan aksi mogo selama dua hari, Selasa (22/2/2022) hingga Rabu (23/2/2022), kurang didukung para perajin dan pedagang di Kota Tasikmalaya. Buktinya, masih ada pedagang yang menjual tahu tempe.

Sejumlah pedagang tahu tempe memilih tetap berjualan hari ini Selasa (22/2/2022). Tentu saja, tahu dan tempe yang dijual pedagang Pasar Wetan Kota Tasikmalaya diserbu para pembeli. Para pembeli rela menunggu dan antre.

Mereka memilih tetap berjualan karena kurangnya sosialisasi dan kurang kompaknya para pedagang tahu dan tempe. Namun sebagian perajin dan pedagang tahu tempe mogok jualan. 

Seruan aksi mogok produksi perajin tahu selama 3 hari dan 2 hari bagi para pedagang tahu, kurang direspons oleh pedagang. Menurut mereka, itu terjadi karena kurangnya sosialisasi dan tidak kompaknya para pedagang.

Surya (45) pedagang tahu tempe di Pasar Wetan Kota Tasikmalaya. Hari ini memilih berjualan karena sudah tidak berjualan pada Senin (21/2/2022).

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tempe dan Minyak Langka, Pedagang Oleh-oleh Khas Bandung Terancam Bangkrut

57 tahun lalu

Perajin Mogok Produksi, Tahu dan Tempe Menghilang di Pasaran Kota Bandung

57 tahun lalu

Para Perajin Tahu Tempe se-Jabar Mogok Produksi 3 Hari, Begini Suasananya

57 tahun lalu

Harga Kedelai Meroket, Produsen Tahu Tempe Mogok Produksi di Indramayu

57 tahun lalu

Harga Kedelai Mahal, Ratusan Pengrajin Tahu Tempe Mogok Masal di Bandung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal