Terkait aksi unjuk rasa yang batal digelar, Herdis menjelaskan bahwa aksi tersebut hanya ditunda karena para pekerja pariwisata masih melakukan konsolidasi.
"Aksi demonstrasi para pekerja pariwisata ini berkaitan dengan kebijakan larangan studi tour Gubernur Jawa Barat yang memberikan dampak negatif kepada pekerja pariwisata. Kebijakan itu menyebabkan banyak pekerja pariwisata terpaksa menganggur dan terancam PHK," katanya.
Penundaan aksi juga dilakukan karena imbauan dari aparat agar tidak membawa bus pariwisata yang berpotensi mengganggu lalu lintas di Kota Bandung.
"Tidak ada intervensi dari pihak manapun terkait penundaan aksi," ucapnya.