Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan (Disik) Karawang, Yani Heriyani mengaku sudah mendapat laporan sekolah roboh di SDN Jatiwangi 3. Pihaknya akan memperjuangkan agar rehabiliasi sekolah bisa dilakukan dalam anggaran perubahan. Namun jika tidak bisa maka akan dijadikan prioritas anggaran tahun 2024 tahun depan.
"Kami akan ajukan prioritas agar segera dibangun kalau tidak di anggaran perubahan ya tahun 2024 tahun depan," katanya.
Terkait sekolah rusak di Karawang, Yani mengatakan ada sebanyak 306 ruang kelas yang masih mengalami rusak berat. Sedangkan yang sudah di rehabilitasi sebanyak 264 kelas dan sisanya direhabilitasi tahun 2024.
"Tahun 2024 anggaran untuk perbaikan sekolah SD sebanyak Rp 26.400.000.000 dan DAK sebanyak Rp 14.595.000.000. Untuk sekolah SMP sebanyak 97 ruang kelas rusak dan yang akan direhab sebanyak 15 ruang kelas dan sisanya 82 kelas akan direhab 2024," ucap dia.