Sejarah Makam Dawa, Terkait Perang antara Kesultanan Cirebon dengan Kerajaan Galuh

Agus Warsudi
Makam Dawa di Desa Getasan Lor, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon. (FOTO: ISTIMEWA/YOUTUBE)

Peperangan sengit tersebut dimenangkan oleh pasukan Kesultanan Cirebon. Sebagian besar senjata rampasan perang dari Kerajaan Galuh dikubur.

Tombak, keris, dan pedang dikuburkan dalam sebuah makam berukuran 2,5 meter. Karena itu, makam tersebut diberi nama makam panjang atau dawa. Jadi di makam itu bukan berisi jasad manusia, tetapi senjata.

Sementara, luas situs makam dawa 800 meter persegi. Terdapat bangunan kurang lebih seluas 16 meter persegi. Tanah situs itu milik pemerintah Desa Getasan Lor, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon.

Galuh Timur di Brebes

Makam dawa di Desa Galuh Tmur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. (FOTO: istimewa/YouTube)

Keberadaan situs makam dawa di Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, diduga kuat berkaitan dengan makam dawa di Dukuh Makam Dawa RT 06/02, Desa Galuh Tmur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Makam dawa di Galuh Timur berukuran 7 x 4 meter. Makam ini banyak dikunjungi para peziarah setiap Selasa dan Jumat Kliwon.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Asyik Nyabu, WNA asal Malaysia Ditangkap Petugas Imigrasi di Cirebon

57 tahun lalu

Berenang di Sungai Cisanggarrung Cirebon, 2 Pelajar SMP Tenggelam Belum Ditemukan

57 tahun lalu

Pelabuhan Kejawanan Cirebon Dampak Solar Langka, Ratusan Kapal Menumpuk

57 tahun lalu

Diterjang Angin Kencang, Pohon Besar Tumbang Timpa Truk di Pantura Cirebon

57 tahun lalu

Puluhan Pemudik Nyasar di Pantura Cirebon, Terbawa Iring-iringan Wisata Warga Lokal

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal