SBMI Indramayu Berjuang Pulangkan TKW Rokayah yang Sakit di Irak

Antara
Keluarga Rokayah mengadu ke SBMI Indramayu. Mereka berharap SBMI dapat membantu memulangkan TKW Rokayah yang sakit di Irak. (Foto: ANTARA)

Juwarih menduga Rokaya merupakan korban tindak perdagangan orang, mengingat yang bersangkutan diberangkatkan pada masa pandemi Covid-19.

Diberitakan sebelumnya, Rokayah (40), seorang pekerja migran Indonesia atau tenaga kerja wanita ((TKW) asal Kabupaten Indramayu, merekam sebuah video. Dalam video itu, Rokayah terlihat sakit parah dan meminta tolong kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar segera dipulangkan ke Tanah Air.

Saat ini, Rokayah masih berada di Arbil, Irak. Warga Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur itu berharap, Presiden Jokowi bisa membantu memulangkannya ke Tanah Air. Bahkan dia sampai tiga kali memohon kepada Presiden Jokowi agar bisa pulang ke Indonesia.

Dalam video berdurasi 1.49 detik itu, Rokayah berbicara dengan suara serak, meneteskan air mata, dan wajahnya pucat. Rokayah mengatakan, sudah tidak tahan lagi dengan sakit yang diderita karena leher hingga kepala terasa sakit.

"Assalamualaikum Pak (Presiden Jokowi). Saya namanya Rokayah. Saya TKW dari Indonesia yang bekerja di Irak. Saya kena sakit Pak. Ini leher, otot-otot leher semua sakit. sampai belakang kepala pun sakit. Saya sakit udah lama Pak," kata Rokayah.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nestapa TKW Indramayu Sakit Keras di Irak, Rekam Video Minta Tolong ke Presiden Jokowi 

57 tahun lalu

Kebakaran Ruko Tempat Gym di Indramayu, 6 Motor Hangus Dilalap Api

57 tahun lalu

Tepergok Beraksi, Maling Motor di Indramayu Diamuk Massa hingga Lompat ke Sungai

57 tahun lalu

Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China

57 tahun lalu

Kronologi Gadis Indramayu Jadi Korban TPPO di China, Dijanjikan Kerja Restoran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal