Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pilu! Begini Pengakuan Gadis Indramayu Korban TPPO Modus Pengantin Pesanan di China
Advertisement . Scroll to see content

Nestapa TKW Indramayu Sakit Keras di Irak, Rekam Video Minta Tolong ke Presiden Jokowi 

Sabtu, 25 September 2021 - 21:42:00 WIB
Nestapa TKW Indramayu Sakit Keras di Irak, Rekam Video Minta Tolong ke Presiden Jokowi 
Rokayah, TKW asal Indramayu merekam sebuah video permintaan tolong kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi). Rokaya yang sakit, sangat ingin pulang ke Indonesia karena sudah tak tahan kerja di Irak.
Advertisement . Scroll to see content

INDRAMAYU, iNews.id - Rokayah (40), seorang pekerja migran Indonesia atau tenaga kerja wanita ((TKW) asal Kabupaten Indramayu, merekam sebuah video. Dalam video itu, Rokayah terlihat sakit parah dan meminta tolong kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar segera dipulangkan ke Tanah Air.

Saat ini, Rokayah masih berada di Arbil, Irak. Warga Desa Eretan Wetan, Kecamatan Kandanghaur itu berharap, Presiden Jokowi bisa membantu memulangkannya ke Tanah Air. Bahkan dia sampai tiga kali memohon kepada Presiden Jokowi agar bisa pulang ke Indonesia.

Dalam video berdurasi 1.49 detik itu, Rokayah berbicara dengan suara serak, meneteskan air mata, dan wajahnya pucat. Rokayah mengatakan, sudah tidak tahan lagi dengan sakit yang diderita karena leher hingga kepala terasa sakit.

"Assalamualaikum Pak (Presiden Jokowi). Saya namanya Rokayah. Saya TKW dari Indonesia yang bekerja di Irak. Saya kena sakit Pak. Ini leher, otot-otot leher semua sakit. sampai belakang kepala pun sakit. Saya sakit udah lama Pak," kata Rokayah.

"Saya minta pulang ke majikan dianya gak boleh. Katanya suruh ganti rugi. Dia bilang beli kamu (Rokayah) mahal, makanya harus ganti rugi. Saya sudah lama Pak. Saya sakit. Tapi saya minta pulang boleh gak boleh Pak. Pak Presiden tolong bantu aku. Pulangkan saya ke Indonesia," ujarnya memelas. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut