Ketua RW Perumahan Bumi Cipacing, Anton AS mengatakan, mereka ini satu keluarga besar, ada 20 orang yang berlibur ke Kabupaten Pandeglang. Empat orang dinyatakan meninggal, sedangkan masih ada satu lagi yang hilang. Sisanya, dikabarkan selamat dari bencana tersebut.
"Warga kami di sini itu ada 18 orang, termasuk Bu Aisyah yang sampai sekarang belum diketahui keberadaanya," ujar Anton.
Saat kejadian, para korban ini baru selesai menjalankan salat Isya di masjid sekitaran pantai. Tiba-tiba saja, arus gelombang tinggi menghantam mereka. Sebanyak 16 orang keluarga lainnya kini tengah mendapat perawatan medis di rumah sakit kawasan Kota Serang, Banten.