Sarjana TI Tembus 400.000 Orang, Mayoritas Tak Penuhi Kualifikasi Industri 

Arif Budianto
Ilustrasi

BANDUNG, iNews.id - Mayoritas lulusan  teknik informatika (TI) di Indonesia belum mampu memenuhi kebutuhan kalangan industri bidang teknologi informasi. Padahal, jumlah lulusan TI setiap tahunnya cukup besar. 

CEO Dicoding Indonesia Narenda Wicaksono mengaku, setiap tahunnya Indonesia memiliki lulusan sarjana atau sekolah kejuruan TI tak kurang dari 400.000 orang. Mereka dihasilkan dari ratusan perguruan tinggi serta sekolah kejuruan program studi TI. 

Sayangnya, mayoritas lulusan TI belum memenuhi kualifikasi sumber daya manusia (SDM) yang dibutuhkan industri saat ini. 

"Tapi apakah mereka sudah memenuhi syarat, belum. Hanya sedikit yang memenuhi syarat sebagaimana kebutuhan industri saat ini," kata Narenda, Senin (5/4/2021).

Padahal, menurut dia, kebutuhan terhadap SDM TI di Indonesia diperkirakan mencapai 200.000 orang per tahun. Jumlah tersebut akan terus bertambah, seiring perkembangan teknologi informasi yang kian pesat. Beberapa yang dibutuhkan misalnya SDM yang mampu menggarap bidang artificial intelligence dan back end developer. 

Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Buruan Daftar PKKP, Jateng Butuh 200 Sarjana untuk Ditempatkan di 100 Desa

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 29 Mei 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya

57 tahun lalu

9 Kios di Pasar Ciroyom Bandung Ludes Terbakar

57 tahun lalu

Buron 10 Hari, Sopir Truk Tabrak Lari Tewaskan 3 Pelajar di Jombang Ditangkap di Bandung

57 tahun lalu

Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 26 Mei 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal