Saksi Sebut Ceramahnya Provokatif dan Merasahkan, Begini Sikap Habib Bahar di Persidangan

Agus Warsudi
Habib Bahar bin Smith. (Foto: Dok/Istimewa)

Jika didasarkan atas pengertian tersebut, Habib Bahar menilai tak ada kebohongan ketika dirinya berujar Habib Rizieq di penjara karena Maulid Nabi Muhammad. Sebab, talazum dari Maulid Nabi Muhammad yakni berkerumun. Hal itu pun akhirnya diakui oleh Faisal.

"Nah, sekarang talazum-nya maulid itu kan berkerumun, kan saya bilang Habib Rizieq ditahan karena maulid. Sedangkan maulid itu berkerumun, berkerumun karena acara maulid, bohong gak saya?" 

"Kalau berkumpulnya memang gak bohong," kata Faisal.

"Ya udah selesai," ungkap Habib Bahar.

"Anda ulama, saya lagi bahas masalah talazum. Saya nanti masalah prokes belakangan saya tanya Anda. Kalau Anda tidak tau, jawab tidak tau," tutur Habib Bahar.

Kemudian, Habib Bahar bertanya lagi pada Faisal mengenai sejumlah pengertian dalam keilmuan Islam. Namun, saat ditanyai, Faisal sempat menolak menjawab dan menilai bahwa hal yang ditanyakan oleh Bahar sudah keluar dari BAP. 

Majelis hakim yang diketuai oleh Dodong Rusdani pun menjadi penengah. Habib Bahar kemudian diminta untuk mengemukakan inti dari pertanyaannya. Menurut Habib Bahar, Maulid Nabi Muhammad dan kerumunan merupakan suatu yang tak dapat dipisah. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sidang Habib Bahar, Pimpinan Ponpes di Garut Sebut Isi Ceramah Memprovokasi

57 tahun lalu

Sidang Kasus Habib Bahar, Saksi Ngaku Tak Dengar Jelas Isi Ceramah

57 tahun lalu

Habib Bahar Sebut HRS Dipenjara Gegara Maulid Nabi, Pelapor: Saya Kira Itu Bohong

57 tahun lalu

Hakim Tolak Eksepsi, Habib Bahar: 6 Laksar FPI Dibantai Akan Saya Buktikan di Persidangan

57 tahun lalu

5 Berita Terpopuler : Ketua Majelis Hakim Puji Habib Bahar hingga Cadangan Emas Rusia Capai Rp4.303 Triliun Dibekukan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal