“Kami belum menentukan koordinat pastinya. Kami akan memperkecil radius pencarian. Kami juga perlu tahu posisi helm, parasut, dan petunjuk lain. Dari situ baru ditentukan area penyelaman,” ucapnya.
Menurutnya, cuaca menjadi kendala utama dalam operasi ini. Gelombang laut yang tidak stabil membuat keselamatan petugas menjadi prioritas.
“Jangan sampai niat menolong, justru membahayakan personel. Keselamatan tetap nomor satu,” katanya.
Robot bawah air yang digunakan mampu menjangkau kedalaman hingga 300 meter. Alat ini akan menyisir dasar laut untuk mendeteksi korban sebelum penyelam diturunkan.
“Robot ini akan kami turunkan lebih dulu. Kalau sudah terdeteksi posisinya, baru penyelam melakukan evakuasi,” ucapnya.