Ridwan Kamil Yakin Kasus Covid-19 Pascalebaran Terkendali, Ini Alasannya

Agung Bakti Sarasa
Gubernur Jabar Ridwan Kamil optimistis kasus Covid-19 pasca-Lebaran 2021 dapat dikendalikan. (Foto: Tangkapan Layar Konferensi Pers Virtual)

Lebih lanjut Kang Emil mengatakan, jika nantinya terjadi lonjakan kasus Covid-19, pihaknya bakal menerapkan dua pola penanganan, yakni memanfaatkan kamar pasien Covid-19 yang tersedia dan memanfaatkan kamar pasien umum untuk pasien Covid-19. 

"BOR (bed occupancy ratio) Jabar hanya 28 persen, sudah baik di bawah rata-rata nasional dan terendah selama pengendalian Covid-19," tutur Gubernur Jawa Barat.

Kang Emil pun mengimbau warga Jabar untuk tetap tenang dalam menyikapi COVID-19, termasuk potensi lonjakan kasus Covid-19. "Perkiraan kita naiknya tidak signifikan. Kemungkinan naik, tapi tidak akan signifikan, rakyat Jabar tenang saja. Dengan ketegasan, keterukuran dari satgas, potensi 14 hari ke depan masih bisa terkendali," ucap Kang Emil. 

Tidak Ada Zona Merah
Dalam kesempatan itu, Kang Emil pun menyampaikan kabar baik bahwa berdasarkan hasil evaluasi, pekan ini, tidak ada lagi zona merah Covid-19 di Jabar. Kabupaten Majalengka yang sebelumnya berada di zona merah, kata Kang Emil, kini sudah bergeser menjadi zona oranye. 

Meski begitu, sebagai langkah antisipasi sekaligus pencegahan, pihaknya mengeluarkan kebijakan untuk melakukan tes Covid-19 kepada warga Jabar yang mudik. Karenanya, Kang Emil meminta aparat kewilayahan melaporkan warganya yang mudik.

"Yang kita akan waspadai adalah laporan dua minggu ke depan setelah libur Lebaran. Mereka (yang mudik) ini yang jadi prioritas untuk dites. Kami tidak mau pemudik balik, datang tidak dites, khususnya yang dari Jabodetabek dan Bandung Raya," kata Kang Emil. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Peneliti Unpad Prediksi Lonjakan Kasus Covid Terdeteksi 3 Pekan Pascalebaran

57 tahun lalu

Bonus Rp1 Miliar Cair! Persib Sebut Hadiah Pemprov Jabar Jadi Pelepas Dahaga

57 tahun lalu

Pemprov Jabar Matangkan Konvoi Persib Juara, Wagub: Jangan Ada Kerusuhan Lagi!

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Santunan Rp50 Juta Disiapkan

57 tahun lalu

Buntut Viral Bayi Tertukar, RSHS Bandung Didesak Investigasi Kelalaian Perawat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal