"Merekomendasi kepada pemerintah pusat mohon tidak ada libur panjang berikutnya selama Idul Adha. Sehingga, peribadahan Idul adha kami mohon diberi juklak seusai syariat yang wajibnya saja, tapi tidak liburnya dan tidak mudiknya karena terbukti libur mudik Idul Fitri betul-betul destruktif dalam keterkendalian yang sudah sangat baik selama PPKM mikro," katanya.
Di sisi lain, Kang Emil juga meminta semua daerah di Jabar melaksanakan vaksinasi massal secara optimal di wilayahnya masing-masing, seperti vaksinasi massal yang dilaksanakan di Kabupaten Bekasi yang diapresiasi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Oleh karena itu, TNI dan Polri akan menjadi motor utama vaksinasi massal yang harus dilaksanakan di kabupaten kota," katanya.
Kang Emil menambahkan, pihaknya juga sudah meminta dukungan kementerian kesehatan untuk mempercepat vaksinasi bagi masyarakat umum.
"Kalau bisa dan sudah disepakati bahwa khusus di zona merah Bodebek dan Bandung Raya vaksinasi sudah boleh untuk umum, semua yang di atas 18 tahun itu, siapapun akan kami maksimalkan untuk divaksin dan tidak dibatasi lagi khusus lansia untuk mengejar herd immunity yang maksimal," ucap Kang Emil.