Ridwan Kamil Luncurkan 7 Aplikasi Birokrasi, ASN Malas Akan Tertinggal 

Agung Bakti Sarasa
Gubernur Jabar Ridwan Kamil meluncurkan tujuh aplikasi baru di Jabar Command Center, Kota Bandung, Senin (15/11/2021). (Foto/Humas Pemprov Jabar)

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meluncurkan tujuh aplikasi baru untuk meningkatkan performa birokrasiPemprov Jabar. Tujuh aplikasi itu, yakni e-Kartu, e-Pensiun, e-Pangkat, e-Mutasi, e-KGB, e-Fungsional, e-Cuti. 

Ketujuh aplikasi baru itu melengkapi 26 aplikasi digital lain yang menunjang kerja aparatur sipil negara (ASN). Dengan diluncurkannya tujuh aplikasi baru itu, Pemprov Jabar kini memiliki 33 aplikasi dengan lebih dari 1.000 fitur yang masuk dalam ekosistem Jabar SMART Birokrasi yang merupakan sistem informasi manajemen ASN terintegrasi dengan birokrasi berbasis digital.  

"Jadi hari ini ada tujuh aplikasi layanan kepegawaian melengkapi 26 yang sudah duluan. Ini menandakan satu tantangan satu aplikasi. Ini komitmen kita menjadikan ASN Jabar juara yang terwujud oleh sebuah revolusi digital," kata Ridwan Kamil saat peluncuran tujuh aplikasi baru itu di Jabar Command Center Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (15/11/2021).

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu menyebut, secara umum, rangking e-government Indonesia saat ini masih belum maksimal walaupun sudah melompat ke rangking 88 dunia, sedangkan di tingkat Asean berada di rangking enam. "Karena kewenangan kita di provinsi, minimal kita harus jadi yang terbaik se-Indonesia," ujarnya.

Terbukti, tutur Kang Emil, 26 aplikasi lama telah mengantarkan Jabar sebagai pemerintah daerah terbaik dalam anugerah meritokrasi oleh Kemenpan RB. Bahkan, sejumlah aplikasi Jabar sudah dijadikan percontohan pemerintah pusat dan daerah. "Kuncinya adalah mau beradaptasi. ASN yang malas, diam di zona nyaman, dan tidak mau belajar, akan tertinggal," tutur Kang Emil.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bonus Rp1 Miliar Cair! Persib Sebut Hadiah Pemprov Jabar Jadi Pelepas Dahaga

57 tahun lalu

Persib Selangkah Lagi Juara, Ini Pesan Dedi Mulyadi ke Bobotoh

57 tahun lalu

Pemprov Jabar Matangkan Konvoi Persib Juara, Wagub: Jangan Ada Kerusuhan Lagi!

57 tahun lalu

Terungkap! Ada 18 Siswi SMKN 2 Garut Jadi Korban Rambutnya Dipotong Guru BK

57 tahun lalu

Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Santunan Rp50 Juta Disiapkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal