Ridwan Kamil Ingatkan Penerima Vaksin Covid-19 Jangan Euforia Berlebihan

Agung Bakti Sarasa
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Foto: Agung Bakti Sarasa)

Kang Emil juga menegaskan bahwa saat ini merupakan situasi darurat perang melawan Covid-19. Jika masyarakat tidak mau mengikuti vaksinasi, kata Kang Emil, maka korban akan semakin bertambah.

"Makanya, dalam situasi darurat ini, vaksin menjadi wajib bagi mereka yang memenuhi kriteria. Yang tidak wajib itu yang sudah pernah kena Covid-19 karena di dalam tubuhnya sudah ada antibodi. Kedua, yang komorbidnya banyak," katanya.

Diketahui, Indonesia telah memulai vaksinasi Covid-19 yang ditandai dengan penyuntikan vaksin Sinovac kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan jajarannya serta sejumlah tokoh masyarakat di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/1/2021) lalu.

Di Jabar, vaksinasi Covid-19 telah dilaksanakan di tujuh kabupaten/kota. Di tingkat Provinsi Jabar, sejumlah tokoh mulai Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum hingga para tokoh masyarakat dan agama menjalani vaksinasi di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS), Kota Bandung, Kamis (14/1/2021) kemarin.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pascadisuntik Vaksin Covid-19 Sinovac, Wagub Uu Sampaikan Pengakuan Mengejutkan

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Klaim Tak Perlu Divaksin karena Relawan Uji Klinis, Ini Kata Ketua Tim Riset

57 tahun lalu

Disuntik Vaksin Covid-19 di Bandung, Ariel Noah Berharap Pandemi Segera Berlalu

57 tahun lalu

Vaksinasi Perdana di Kota Bandung, Risa Saraswati dan Ariel Noah Disuntik Vaksin Covid-19

57 tahun lalu

Gubernur Jabar Usul Manajemen Vaksinasi Covid-19 Diserahkan ke Daerah, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal