Ridwan Kamil Ingatkan Penerima Vaksin Covid-19 Jangan Euforia Berlebihan

Agung Bakti Sarasa
Gubernur Jabar Ridwan Kamil. (Foto: Agung Bakti Sarasa)

Menurut Kang Emil, puncak keberhasilan vaksin Sinovac yang telah disuntikkan kepada para penerima vaksin baru akan mencapai puncaknya pada tiga bulan setelah penyuntikan kedua atau 14 hari setelah penyuntikan pertama. 

Dia menyebut, penyuntikan dosis pertama merupakan perkenalan vaksin terhadap tubuh, sedangkan dosis kedua pembentukan antibodi. "Tiga bulan setelah penyuntikan kedua adalah masa panen antibodi," tutur Kang Emil.

Oleh karenanya, Kang Emil mengingatkan para penerima vaksinasi Covid-19 tak lantas bereuforia berlebihan yang dikhawatirkan menyebabkan kelalaian dalam menerapkan prokes 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangah dengan sabun. "Jadi, jangan setelah divaksin pertama langsung euforia, lalu terjadi kelalaian 3M, itu yang saya khawatirkan," ucapnya.

Kang Emil mengemukakan, hingga kini, masih ada masyarakat yang ragu terhadap efektivitas vaksin, sehingga enggan untuk divaksin. Karenanya, Kang Emil meminta semua pihak, termasuk media massa mengampanyekan program vaksinasi Covid-19 yang akan diberikan kepada masyarakat umum pada April 2021 mendatang.

"Saya berharap kepada media, sambil menunggu penyuntikan ke masyarakat April atau paling cepat Maret mendatang, media lebih banyak informasikan berita baik. Saya pribadi sudah lelah dengan berita buruk tentang Covid-19 ini, mudah-mudahan tahun 2021 lebih banyak berita baiknya," ujar Kang Emil.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pascadisuntik Vaksin Covid-19 Sinovac, Wagub Uu Sampaikan Pengakuan Mengejutkan

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Klaim Tak Perlu Divaksin karena Relawan Uji Klinis, Ini Kata Ketua Tim Riset

57 tahun lalu

Disuntik Vaksin Covid-19 di Bandung, Ariel Noah Berharap Pandemi Segera Berlalu

57 tahun lalu

Vaksinasi Perdana di Kota Bandung, Risa Saraswati dan Ariel Noah Disuntik Vaksin Covid-19

57 tahun lalu

Gubernur Jabar Usul Manajemen Vaksinasi Covid-19 Diserahkan ke Daerah, Ini Alasannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal