Ridwan Kamil Ibaratkan Demokrasi Permainan: This Is Complicated Game

Agung Bakti Sarasa
Gubernur Jabar Ridwan Kamil di acara GASPOL Transisi Energi Daerah Penghasil Migas di Hotel Pullman, Kota Bandung, Kamis (31/8/2023). (FOTO: AGUNG BAKTI SARASA)

Jika memilih pemimpin sesuai kapasitas, Kang Emil, itu dinamakan meritokrasi. Hanya orang-orang terpilih yang nanti memimpin. "Demokrasi gak begitu. One man one vote. Apakah karena penampilannya, kesukuannya, maaf yah, agamanya, apakah wani piro-nya last minute. Gak ada yang tahu," ucap Kang Emil.

Karena itu, Kang Emil berharap, masyarakat bisa menyalurkan pilihan dengan bijak. Melihat dari berbagai sisi siapa yang nanti akan dipilih untuk memimpin Indonesia 5 tahun ke depan.

"Saya hanya berdoa, karena negeri ini sudah memilih demokrasi, mudah-mudahan berkualitas, lebih banyak rasional voters, dibanding emosional voters," ujar Kang Emil.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ridwan Kamil: Capaian Energi Terbarukan Jabar Lebih Tinggi Dibanding Nasional

57 tahun lalu

Ridwan Kamil: Pemprov Hibahkan Rp100 Miliar untuk Pembangunan Gedung Utama Polda Jabar

57 tahun lalu

Hadiri Penutupan Konferensi Sufi se-Dunia di Pekalongan, Ini Janji Ridwan Kamil

57 tahun lalu

4 Hari Lagi Purnatugas sebagai Gubernur, Ridwan Kamil Pamit Undur Diri ke Polda Jabar

57 tahun lalu

Atasi Masalah Polusi Udara di Depok-Bekasi, Ridwan Kamil: WFH hingga Rekayasa Cuaca

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal