Ridwan Kamil: Dana Bagi Hasil Migas Bermasalah, Pemerintah Pusat Harus Transparan

Agung Bakti Sarasa
Ketum ADPMET Ridwan Kamil saat memberikan keterangan seusai Rakernas dan Sosialisasi Hasil Munas IV ADPMET di Hotel Opi Wyndham, Jalan Gubernur HA Bastari, Palembang, Sumatera Selatan, Kamis (3/6/2021). (Foto: Agung Bakti Sarasa)

"Kita ingin melatih SDM-SDM Indonesia di daerah-daerah  supaya jangan menjadi penonton. Oleh karena itu, kita akan lakukan edukasi, meminta dana bagi hasil untuk dialokasikan ke pendidikan," ucapnya.

Lebih lanjut Kang Emil mengatakan bahwa 2050 mendatang, Indonesia sebenarnya sudah dapat melepaskan diri 100 persen dari ketergantungan minyak bumi. Terlebih, dengan kekayaan alamnya, Indonesia memiliki beragam sumber energi terbarukan, mulai dari angin, matahari, air, hingga gas bumi yang melimpah. 

"Ini harus menjadi mimpi bersama di daerah daerah supaya menjemput masa depan dengan energi terbarukan," imbuhnya. 

Oleh karenanya, Kang Emil pun meminta seluruh anggota ADPMET mulai mengeluarkan kebijakan penggunaan fasilitas bertenaga energi terbarukan, seperti mobil listrik. Hal itu, kata Kang Emil, dapat menunjukkan semangat energi terbarukan dicita-citakan. 

"Sekarang mungkin terlihat masih mahal investasi awal, itulah perlunya political will. Jangan ngitung-ngitung dengan harga sekarang, ya mahal karena lama-lama kita ketinggalan karena Asean, Swedia itu audah hampir 100 persen (menggunakan mobil listrik), maka kita terlambat," lanjut dia. 

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ridwan Kamil Buka Rakernas Asosiasi Daerah Penghasil Migas dan Energi Terbarukan

57 tahun lalu

Herman Deru Tagih Janji Ridwan Kamil untuk Tata Ulang Sungai Musi

57 tahun lalu

Disebut Kasus Positif Tinggi, Jubir Covid-19 Cianjur Bantah Pernyataan Ridwan Kamil

57 tahun lalu

Ridwan Kamil Ajak Pemuda Lawan Mereka yang Hendak Ganggu Pancasila

57 tahun lalu

Cerai dengan Atalia, Ridwan Kamil Bicara soal Harta Gono-Gini hingga Hak Asuh Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal