Sementara itu sebelumnya, Kadisdik Jabar Dedi Sopandi mengatakan, jika PTM di sekolah dibuka, setiap satu ruang kelas hanya diisi oleh 35 persen murid. Misalnya, dari 36 murid, dalam satu sesi pembelajaran, hanya diisi 12 siswa.
Selain itu, bangku dan meja murid diatur sedemikian rupa dengan diberi jarak 1,5 meter. Sekolah juga menyediakan pencuci tangan, dan masker. Di setiap kelas diberi alur lalu lintas murid saat masuk dan keluar ruang.
"Karena hanya setiap ruang kelas hanya diisi 35 persen murid, maka pembelajaran dibagi dalam tiga sesi. Tidak ada kantin yang buka. Setiap murid wajib membawa bekal masing-masing," kata Kadisdik Jabar.