CIMAHI, iNews.id - Ribuan warga di Kota Cimahi, Jawa Barat menyerbu gedung Technopark, Jalan Raya Baros, Kamis (15/7/2021). Mereka ingin mengikuti vaksinasi massal yang digelar Pemkot Cimahi dan BPBD Jabar.
Pantauan di lokasi, antusiasme warga Kota Cimahi untuk divaksin Covid-19 kelompok usaia 18 tahun-49 tahun, sangat tinggi. Mereka berbondong-bondong datang ke lokasi vaksinasi massal. Antrean warga mengular hingga ke jalan. Mereka antre berjam-jam untuk mendapatkan giliran divaksin.
Sedangkan, di pelataran gedung Technopark Cimahi pun, ribuan warga pun duduk berbaris dengan jarak sekitar 1,5 meter per kursi untuk melakukan registrasi dan validasi. Selanjutnya, tenaga kesehatan (nakes) melakukan skrining riwayat kesehatan dan mengecek tensi darah calon penerima vaksin.
Setelah memenuhi syarat, warga dipersilakan menuju meja penyuntikan vaksin. Di pos ini pun mereka harus mengantre karena sejumlah orang tengah menunggu giliran untuk disuntik vaksin Covid-19.
Warga ingin divaksin karena salah satu upaya agar pandemi Covid-19 berakhir. Dengan vaksinasi, tubuh mereka akan lebih kebal dari virus Corona. Setidaknya, Covid-19 yang menginfeksi tak menimbulkan dampak vatal terhadap nyawa.
Apalagi saat ini, angka kasus Covid-19 di kawasan Bandung Raya, termasuk Kota Cimahi melonjak. Sejumlah rumah sakit rujukan sudah tidak mampu menampung pasien Covid-19. Tak sedikit warga yang terpapar Covid-19 terpaksa menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah.
Dinkes Cimahi mencatat, sebanyak 39 warga di tiga kecamatan, Cimahi Tengah, Cimahi Selatan, dan Cimahi Utara meninggal dunia saat isoman di rumah. Perinciannya, di Kecamatan Cimahi Utara 17 orang meninggal saat isoman, Cimahi Selatan 8, dan Cimahi Tengah 14.
Irma, peserta vaksinasi massal, mengatakan, untuk mendapatkan vaksin Covid-19 gratis, harus mendaftar terlebih dulu secara online yang tekah dibuka jauh-jauh hari oleh panitia Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar.
"Saya sengaja datang karena kebutuhan, tempat kerja saya mensyaratkan harus sudah divaksinasi. Datang dari jam 8 pagi tadi," kata Irma.