Berdasarkan DED yang dibuat pada 2018, kebutuhan anggaran untuk merevitalisasi Pasar Cimindi mencapai Rp23 miliar. "Lebih baik kami ajukan bantuan ke Kemendag melalui dana Tugas Pembantuan (TP) dan ke Pemprov Jabar. Semoga saja bisa diakomodir,” ujarnya.
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Cimindi Asep Rohendi mengaku kecewa dengan batalnya revitalisasi pasar tahun ini. Padahal kondisi pasar sudah sangat memprihatinkan, terlebih saat hujan air dari jalan umum kerap menggenangi area pasar sehingga membuat kondisi menjadi kumuh.
"Revitalisasi batal, pastinya kecewa, apalagi pasar kondisinya sudah mengkhawatirkan. Konsumen juga malas datang karena kotor, akibatnya pemasukan pedagang jadi turun," kata Asep.