Respons IDI Jabar soal Dokter PPDS FK Unpad Diduga Perkosa Keluarga Pasien di RSHS

Agi Ilman
Majelis Etika Kedokteran IDI Jawa Barat untuk menindaklanjuti masalah dokter PPDS FK Unpad diduga pelaku pemerkosaan sesuai dengan kode etik profesi dokter. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNews.id - Ikatan Dokter Indonesia (IDI) wilayah Jawa Barat merespons dugaan pemerkosaan yang dilakukan oleh mahasiswa Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Fakultas Kesehatan Universitas Padjajaran berinisial PAP (31). Dokter PPDS anastes ini diduga membius dan memerkosa anggota keluarga pasien di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Ketua IDI Jabar Moh Lutfi mengaku telah menerima informasi mengenai kasus tersebut yang menjadi sorotan publik tersebut. Saat ini perkara hukumnya sedang dalam penanganan polisi.

Dia menegaskan, IDI menunggu hasil penyelidikan hukum sebelum mengambil langkah etik terhadap terduga pelaku.

“Kami dari IDI Wilayah Jawa Barat mendapatkan informasi bahwa ini tampaknya merupakan kasus pidana dan sedang ditangani kepolisian, sehingga kami menunggu dulu hasil penyelidikannya,” ujar Lutfi, Rabu (9/4/2025).

Kendati demikian, IDI Jabar tidak tinggal diam. Pihaknya telah menjadwalkan pembahasan kasus ini di Majelis Etika Kedokteran untuk menelaah status dan tanggung jawab profesi dari terduga pelaku.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terungkap! Dokter PPDS Tewas di Semak-Semak Baru 2 Minggu Ditugaskan ke RSUD Siak

57 tahun lalu

Dokter PPDS Anestesi Ditemukan Tewas di Semak-Semak Samping RSUD Siak, Ini Kata Polisi

57 tahun lalu

Terungkap! Identitas Dokter PPDS Tewas di Semak-Semak RSUD Siak, Alex Kristo Lotis dari Unri

57 tahun lalu

Viral Dugaan Bullying PPDS Anestesi Unsrat, Polisi Selidiki Kematian Dokter Adrian

57 tahun lalu

Ini Motif Keji 2 Pelaku Bunuh dan Perkosa Mayat Wanita Dalam Sumur di Probolinggo

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal