Rentetan Gempa Bumi Guncang Jawa Barat, Ini Analisis BMKG

Binti Mufarida
Peta lokasi episenter gempa Bekasi M4,7 yang dipicu segmen Citarum. (Foto: BMKG)

JAKARTA, iNews.id - Rentetan gempa bumi dengan kekuatan magnitudo berbeda mengguncang wilayah Jawa Barat dalam beberapa hari terakhir hingga menimbulkan keresahan masyarakat. Namun, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memastikan gempa-gempa tersebut tidak memiliki kaitan satu sama lain.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono menegaskan, fenomena gempa beruntun di Jabar bukanlah rangkaian gempa susulan. Dia menekankan perbedaan sumber, mekanisme penggerak (driving force) dan akumulasi energi di setiap sesar membuat gempa-gempa tersebut berdiri sendiri.

“(Gempa Jawa Barat yang terjadi dalam waktu berdekatan) tidak ada hubungan sama sekali,” ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (23/8/2025).

BMKG mencatat, gempa pertama terjadi di Kabupaten Bandung Barat pada Rabu (20/8/2025) pukul 12.28 WIB dengan kekuatan magnitudo 1,7. Episenter gempa berada di darat, sekitar 3 kilometer barat laut Bandung Barat dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa ini dipicu oleh aktivitas Sesar Lembang yang dalam beberapa pekan terakhir memang menunjukkan peningkatan aktivitas.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BMKG Tegaskan Rentetan Gempa di Jabar Tak Saling Berkaitan

57 tahun lalu

Antisipasi Gempa Besar dan Merusak, Pemkot Bandung Siapkan 6 Lokasi Evakuasi

57 tahun lalu

Hadapi Ancaman Sesar Lembang, Pemkot Cimahi Intensifkan Edukasi Gempa ke Warga

57 tahun lalu

Update Gempa M4,7 Bekasi: 41 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Umum Rusak

57 tahun lalu

Sesar Lembang Menggeliat, Bandung Barat Minim Alat Deteksi Gempa Merusak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal