"Korban sedang sendiri di rumah dan didatangi pria yang mengaku sebagai petugas sensus penduduk dengan meminta KK dan KTP," tuturnya.
Awalnya korban menghubungi orang tuanya melalui telepon. Namun, pria itu malah masuk rumah dan langsung melakukan pemukulan.
Korban mencoba melawan, namun ditusuk oleh pelaku yang langsung melarikan diri.
"Pelaku menggunakan masker dan topi kupluk. Jadi korban tidak mengenalinya," katanya.
Usai penusukan itu, korban dibawa tetangga ke Rumah Sakit FMC. Tim medis masih merawat korban.
"Kami bersama Sat Reskrim Polres Bogor langsung bertindak cepat dengan melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku penusukan," tutur Darmawan.