Rektor Unisba Sebut Kericuhan di Tamansari Dipicu Sekelompok Orang Berpakaian Hitam

Agus Warsudi
Rektor Unisba, Harits Nu’man saat memberikan keterangan pers terkait demo yang berujung ricuh. (Foto: Agus Warsudi).

”Kelompok itu bergerombol dari satu titik ke titik lainnya. Gerombolan itu lah yang menjadi pemicu viral di medsos. Mereka menyebutkan aparat menyerang kampus,” ucapnya.

Menurutnya, tidak menutup kemungkinan ada mahasiswa Unisba yang ikut terlibat, namun dia menegaskan bahwa kericuhan bukan dipicu oleh mahasiswa.

“Aksinya tidak seperti mahasiswa. Mereka (kelompok perusuh) masuk ke area kampus kami. Kodarullahnya, Allah masih menjaga. Kampus kami aman-aman saja,” katanya.

Selain itu, dia juga menjelaskan bahwa tembakan gas air mata oleh aparat ditujukan untuk membubarkan massa yang bergerombol. “Kami memaknai penembakan itu untuk mengurangi massa yang bergerombol,” katanya.

Dia memastikan bahwa tidak ada personel TNI maupun Polri, yang masuk ke dalam kampus selama insiden berlangsung. “Saya lihat pantauan di sini (CCTV), tidak ada aparat kepolisian walaupun berpakaian preman masuk ke area kampus. Itu murni semuanya demonstran. Pendemo yang masuk ke area kampus,” ucapnya.

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polda Jabar Jelaskan Insiden di Unpas dan Unisba saat Patroli Skala Besar

57 tahun lalu

Diberondong Tembakan Gas Air Mata di Unisba dan Unpas Bandung, 12 Mahasiswa Pingsan

57 tahun lalu

Mencekam! Beredar Video Kampus Unisba dan Unpas Bandung Ditembaki Gas Air Mata

57 tahun lalu

Alasan Hakim Vonis Mati Pembunuh dan Pemutilasi 3 Mahasiswi di Pariaman

57 tahun lalu

Candaan Berujung Maut, Mahasiswa Tewas Ditembak Petani di Sumba Barat Daya NTT

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal