Upacara berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB. Diawali dengan laporan komandan upacara kepada inspektur upacara. Selanjutnya, pasukan pengibar bendera (paskibra) yang mayoritas anak SMA bertenis Tionghoa melaksanakan pengibaran bendera putih.
"Diharapkan HUT Kemerdekaan RI kali ini semakin memperkuat rasa persatuan dan kesatuan bangsa di tengah perbedaan yang ada," kata Koordinator MTP Herman Widjaja.
Herman Widjaja yang juga Ketua Yayasan Dana Sosial Priangan (YDSP), menyatakan, acara ini rutin digelar sebagai ungkapan rasa syukur dan terima kasih kepada para veteran yang telah berjuang untuk merebut kemerdekaan, sekaligus wujud apresiasi bagi guru dan pemuda berprestasi.
Sementara itu, Ketua Harian Paguyuban Sosial Marga Tionghoa (PSMTI) Jabar Djoni Toat Muljadi mengatakan, keragaman suku bangsa menjadi kekuatan utama bangsa ini untuk maju. "Saya mengapresiasi keterbukaan dunia politik Indonesia saat ini kepada seluruh elemen suku bangsa untuk mewujudkan kemerdekaan berpolitik," kata Djoni Toat.
Bacaleg DPR Dapil Jabar 1 dari Partai perindo ini mengajak seluruh lemen bangsa khususnya kepada etnis Tionghoa untuk terus berkontribusi aktif dalam pembangunan bangsa, khususnya di dunia politik. "Salah satunya melalui Partai Perindo yang terbuka bagi semua golongan," ujar Djoni Toat.
Anggun angelia, bacaleg DPRD Kota Bandung Dapil Bandung 5 mengatakan, Partai Perindo merupakan partai nasionalis yang inklusif dan terbuka. Sehingga, membuka kesempatan kepada semua elemen bangsa dalam merayakan kemerdekaan berpolitik termasuk bagi anak muda seperti dirinya. "HUT Kemerdekaan RI kali ini menjadi momentum untuk mewujudkan kesejahteraan bersama," kata Anggun Angelia.
Menurut Anggun, Partai Perindo, partai bernomor urut 16 di kertas suara Pemilu 2024 yang identi sebagai partai UMKM ini dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.