Ratusan Ulama Meninggal selama Pandemi, Ini Catatan RMI PBNU untuk Pemerintah

Riezky Maulana
ilustrasi korban corona meninggal (istimewa)

Ketua PP RMI PBNU mengatakan, pendekatan terpadu harus dimulai melalui proses pencegahan dan edukasi protokol kesehatan hingga penanganan jika ada kasus paparan Covid-19 di pesantren. 

Menurut dia, jika ada kasus Covid-19, pesantren sangat membutuhkan pendampingan agar dapat mengambil keputusan tepat terkait keselamatan santri dan pengasuhnya.

"Selanjutnya pesantren juga membutuhkan akses ke dokter dan fasilitas kesehatan, kepastian swab PCR test dan dukungan ruangan isolasi atau karantina yang layak," katanya. 

Dia mengemukakan, arus informasi publik terkait pemberitaan klaster pesantren perlu dikelola dengan baik dan berpihak pada pesantren. Tujuannya agar pesantren tidak terpuruk selama dan pasca masa pandemi ini akan menerima stigmatisasi.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
6 tahun lalu

207 Ulama Meninggal selama Pandemi Covid-19

13 hari lalu

Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU, Ponpes Bahrul Ulum Tambakberas Siap All Out

7 bulan lalu

Putusan Rapat Konsultasi Syuriyah-Mustasyar PBNU Final, Mengikat secara Konstitusional

7 bulan lalu

Rapat PBNU di Lirboyo Putuskan Muktamar ke-35 NU Segera Digelar untuk Akhiri Konflik

8 bulan lalu

Dukung Rais Aam dan Ketum, Pesantren Krapyak Imbau PBNU Hormati Otoritas Kiai Sepuh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal