Ratusan Sopir di Indramayu Kecewa Berat, Tuntut Pemerintah Cabut Larangan Mudik

Toiskandar
Para sopir travel di Indramayu meluapkan kegelisahan dan kekecewaan mereka terkait larangan mudik. (Foto: iNews/Toiskandar)

"Kepada Bapak Presiden, para penguasa yang duduk di atas sana, yang kenyang karena uang rakyat. Hari ini rakyat butuh kerja. Hari ini rakyat butuh bertemu keluarganya. Banyak pihak yang dikorbankan dari sebuah ketakutan," kata seorang sopir dalam orasinya. 

Kekecewaan sopir akibat tidak beroperasinya seluruh armada angkutan bus maupun minibus, setelah pemerintah menerapkan larangan mudik. Ratusan sopir terpaksa dirumahkan oleh pihak pengelola angkutan, sambil menunggu kondisi kembali normal.

Biasanya menjelang hari raya Idul Fitri, para sopir ini meraup keuntungan besar karena banyak penumpang yang memesan untuk pulang kampung. Namun akibat dampak larangan mudik, pendapatan sopir turun drastis.

Edi Junaedi, sopir travel mengatakan, sejak pandemi Covid-19 melanda, penghasilan sopir travel turun 30 persen. "Belum lagi akibat larangan mudik yang diberlakukan pemerintah. Kami berharap pemerintah membuat kebijakan yang juga bisa berpihak kepada para sopir," kata Edi.

Para sopir travel berharap, pemerintah segera mencabut larangan mudik sehingga mereka bisa bekerja sebagaimana mestinya.

Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Larangan Mudik, Polisi Telah Tindak 159 Travel Gelap

57 tahun lalu

Polri Pastikan Penyekatan saat Larangan Mudik Sesuai Aturan

57 tahun lalu

Ini Jenis Kendaraan yang Jadi Prioritas Pemeriksaan Selama Larangan Mudik

57 tahun lalu

Soal Larangan Mudik, Kabaharkam Polri: Ini Memang Harus Kita Lakukan

57 tahun lalu

Tiga Hari Larangan Mudik, Polresta Bandung Halau 836 Kendaraan Pemudik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal