Minggu depan, kata Agus, pihaknya akan melakukan sampling kembali, di sekolah-sekolah yang mobilitasnya dan jumlah siswanya tinggi.
"Minimal 10 persen dari populasi sekolah itu dilakukan sampling. Kita terus memonitor, karena saat ini penambahan kasus di usia sekolah, 10-17 tahun," ucapnya.
Agus menuturkan, proses belajar tatap muka masih tetap berjalan, karena presentasenya di bawah satu persen. "Belum ada ketetapan presentase PTMT ini ditambah, belum diperkenankan 100 persen tatap muka," kata Sekda.