BANDUNG BARAT, iNews.id - Pandemi Covid-19 telah merenggut banyak korban jiwa tenaga kesehatan, dokter dan perawat, akibat terpapar virus mematikan yang pertama kali muncul di Kota Wuhan, China tersebut. Karena itu, DPW PPNI Jabar meminta pemerintah memberikan perhatian kepada para tenaga kesehatan, terutama perawat.
Ketua DPW Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Barat Budiman mengatakan, banyaknya nakes baik dokter maupun perawat yang menjadi korban Covid-19 karena mereka garda terdepan dalam penanganan pandemi.
Saat orang berusaha agar tidak kontak erat dengan pasien positif Covid-19, dokter dan perawat justru harus menangani mereka di rumah sakit.
"Data nasional mencatat ada 771 perawat yang meninggal selama pandemi Covid-19 terjadi. Sekitar 90 di antaranya di Jawa Barat," kata Ketua DPW PPNI Jabar saat kunjungan kerja ke Kabupaten Bandung Barat (KBB), Sabtu (19/11/2022).
Budiman menyatakan, tugas seorang perawat dalam penanganan Covid-19 sangat berat. Mereka harus berjuang 24 jam menangani pasien dengan risiko mereka juga bisa terpapar.