Kepala Terminal Leuwipanjang Asep Hidayat mengatakan, pengetesan ini sudah dilakukan sejak Kamis 24 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021. Sejak Kamis 24 Desember 2020 hingga Minggu (27/20/2020), total 225 calon penumpang yang menjalani rapid test antigen.
"Hari ini pemeriksaan masih berlangsung dan ada tambahan dua reaktif. Jadi total sembilan calon penumpang," kata Asep, saat dihubungi, Minggu (27/12/2020).
Setiap penumpang yang reaktif, ujarnya, terpaksa dibatalkan keberangkatannya dan diarahkan ke puskesmas untuk menjalani pemeriksaan lanjutan, swab test.
"Ya, keberangkatan ditangguhkan dan dipulangkan. Petugas kesehatan berkoordinasi dengan puskesmas setempat sesuai alamat penumpang (untuk dilakukan pemeriksaan lanjutan swab test)," ujarnya.
Asep Hidayat menuturkan, kesembilan penumpang reaktif Covid-19 itu, berasal dari Bandung Raya seperti Soreang, Kabupaten Bandung, Cimahi, dan Kota Bandung.
Kegiatan rapid tes akan berlangsung selama 10 hari ke depan dengan target 70 orang perhari. Pengetesan rapid antigen diprioritaskan kepada penumpang yang akan berangkat ke Jakarta.