Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, KBB, Ricky Riadi menambahkan, awalnya rapid test di Pasar Batujajar akan dilakukan kepada 50 perwakilan pedagang, karyawan, dan petugas parkir. Namun ternyata pada saat pelaksanaan antusias pedagang untuk di-rapid test sangat tinggi sehingga ada penambahan.
Dia bersyukur dari hasil rapid test yang dilakukan kepada perwakilan pedagang per komiditi, karyawan, dan petugas parkir, hasilnya negatif. Menurutnya pedagang yang mengikuti rapid test diprioritaskan pada pedagang sembako. Sebab mereka adalah yang paling ramai dan banyak bersentuhan dengan pembeli. Termasuk juga petugas parkir yang banyak berinteraksi dengan pengunjung.
"Pasar tradisional kan menjadi salah satu tempat interaksi banyak orang, makanya perlu dilakukan rapid test untuk memastikan bahwa tidak ada yang kena (Covid-19)," ucapnya.